ReviewReviewReviewReviewEmak ingin naik hajiOct 30, '09 6:32 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Asma Nadia
SIAPIN kertas tissue atau saputangan sebelum baca buku ini ya. Sekumpulan cerita pendek pilihan Asma Nadia dalam buku ini, hampir semuanya mampu menggedor sisi kepekaan pembaca. Meski mungkin saja ketika baca judulnya kita bertanya-tanya, apa sih istimewanya kalau Si Emak kepengen pergi haji?

Dari gaya tuturnya yang lincah melompat-lompat, kita serasa diajak berkeliling dari lokasi dan adegan satu ke lokasi dan adegan yang lain. Lumayan filmis gitu. Yang bikin rada-rada trenyuh, Asma menampilkan sosok Emak yang tua, polos, sederhana juga miskin tapi pengeeen banget naik haji dan nyicip air zam-zam sangat ironis sama tokoh Juragan Haji. Si juragan yang merupakan tetangga terdekat Emak ini, bolak-balik naik haji. Saking tajirnya, pergi haji selalu sama-sama istri dan bahkan pernah membawa 22 orang sanak keluarga. Sementara, anak tunggal si Emak, Zein (pelukis dan pedagang kaligrafi) ingin bisa mewujudkan impian ibunya itu. Sayang, Zein sempat kepleset dalam bertindak ...

Polosnya Emak, tergambar dalam dialog dengan anaknya.
"Kalau jalan kaki (ke Mekkah, red), berapa jauh Zein?"
"Jaman sekarang kagak mungkin, Mak."
"Masjidnya bagus di sono, ya Zein? Lampunya banyak," Emak terkekeh.
"Eh, berape sekarang ongkosnya, Zein?"

Selain tokoh sentral ibu beranak itu, ada juga tokoh lain seperti seorang anggota dewan yang doyan selingkuh sama sekretarisnya. Dia mau naik haji demi mendapat gelar yang bisa mendongkrak perolehan suara dalam pemilihan, istri si anggota dewan itu dan Sri, anak Juragan Haji. Gimana keplesetnya Zein dalam bertindak, dan ending cerpen ini, tentu lebih seru kalau dikudap sendiri.

Cerpen-cerpen lain, menyentuh juga. Entah sengaja atau tidak, sepertinya Asma membuat selang-seling antara cerpen kritik sosial dan kisah cinta. Sesudah Emak Ingin Naik Haji adalah Cinta Begitu Senja yang bikin kita gregetan. Selanjutnya cerpen Koran, yang ditata sedemikian rupa runutnya, jadi terkesan memang sudah diatur begitu. Si tokoh mulanya getol banget baca surat kabar, katanya dengan koran ia bisa jadi pintar. Lama-lama si tokoh muak, soalnya berita-berita buruk terus yang disuguhkan, dan itu menyangkut orang-orang terdekatnya. Sampai-sampai ia fobia sama koran.

Pada dasarnya semua menarik, dengan plus dan minus tiap-tiap cerita. Bahasa Asma yang relatif ringan dan kriuk-kriuk ini, pas buat kita yang pengen baca sembari mengasah kepekaan dan membangkitkan semangat toleransi, solidaritas dll. Kulik langsung saja ya, habis baca pandangan kita jadi lebih benderang (soalnya sudah cuci mata juga) ... insyaAllah! [Esthi-annida online]

Penerbit : AsmaNadia Publishing House, 2009
Jl. Merapi Raya No. 44
Depok, 16417
Telp/Faks: (021) 7712100
Tebal : 192 Halaman
Harga : Rp 40.000

kaver dan info lengkap http://penerbitasmanadia.multiply.com/reviews/item/3

BACA BUKUNYA, TONTON FILMNYA DI BIOSKOP TANAH AIR MULAI 12 NOVEMBER... MENONTON DI HARI PERTAMA TELAH MEMBANTU MENGANGKAT IMEJ FILM DI MASYARAKAT... AGAR LEBIH BANYAK FILM2 BAIK DI TANAH AIR

PS: seluruh royalti buku diperuntukkan utk sosial kemanusiaan termasuk membantu mewujudkan mimpi mereka yang saleh dan salehah, sdh berumur, rindu tanah suci tetapi kurang mampu. Membeli buku ini, mereviewnya, berarti membantu mewujudkan mimpi mereka


24 CommentsChronological   Reverse   Threaded
herwina wrote on Oct 30, '09
Selamat untuk Film dan bukunya ya Mba Asma...
Bukunya Mbak Asma memang selalu dicari !

anadia wrote on Jan 9
herwina said
Selamat untuk Film dan bukunya ya Mba Asma...
Bukunya Mbak Asma memang selalu dicari !

alhamdulillah. makasih mb
ainalzone wrote on Oct 30, '09
berangkaat..
betterbestrong wrote on Oct 30, '09
Insya Alloh mbak asma

Smoga sukses filmnya

Bukunya juga =D
feibiru wrote on Oct 31, '09
Selamat ya mbak...
gak sabar nih nunggu filmnya

Sukses buat Buku & Filemnya ya...
imazahra wrote on Oct 31, '09
I'm looking forward to watch this movie, insyaAllah :-D
mbakari wrote on Nov 1, '09
Semoga buku dan film-nya sukses dan selalu dalam berkah rahmatnya, Mbak Asma. Apa kabar? Masih jalan-jalan di Eropa? Moga2 pulang bawa ilmu dan tulisan yang banyak dan bisa dibagi buat kita semua ya..
idrusfirmansyah wrote on Nov 2, '09
kayanya seru yah kalo bawa emak-nya masing pas nonton nanti ^_^
agungpribadi wrote on Nov 3, '09
sukses buat buku dan film nya
nicegreen wrote on Nov 3, '09
barusan liat trailler filmnya, makin gak sabar nonton di bioskop nih mbk.
highspeedwireless wrote on Nov 3, '09
Jah,d k0ta sini gak ad bioskop mb,hiks..
Ditunggu bukunya.
idrusfirmansyah wrote on Nov 6, '09
loch kok ditunggu, sebelum film-nya dibuat kan bukunya dulu yang keluar :D

jadi kalo mau pesen bukunya bisa dari sekarang dong :)
minehaway wrote on Nov 6, '09
Eh salah bukan review film tapi review ini hihihi...
Hebat review ini bisa bikin orang pesan 2 buku sekaligus
deenaa81 wrote on Nov 12, '09
Mba Asma, 3 kata utk Filmnya.. Bagusss, Puasss, SEMPURNA.. Mueweekkk sepanjang Film dan kaya akan "nilai-nilai" :)
anadia wrote on Jan 9
Mba Asma, 3 kata utk Filmnya.. Bagusss, Puasss, SEMPURNA.. Mueweekkk sepanjang Film dan kaya akan "nilai-nilai" :)
makasih:)
nabilahfairest wrote on Nov 16, '09
belum sempet baca,,,,
belum sempet nonton...
ihiks,,, ihiks,,,
btw, mba asma nanti mampir ke IBF ga?
nmista wrote on Nov 19, '09
subhanalloh ...
anadia wrote on Jan 9
nmista said
subhanalloh ...
alhamdulillah. doakan
mercympok wrote on Nov 20, '09
Jadi pengen baca bukunya..
anadia wrote on Jan 9
Jadi pengen baca bukunya..
yyyyuk... bagus kata yang dah beli mb:)
afyulian wrote on Nov 23, '09
Saya belum sempet baca, karena belum beli buku'y ^_^
Pun belum sempet nonton film'y, karena belum ada waktu ^_^
anadia wrote on Jan 9
Saya belum sempet baca, karena belum beli buku'y ^_^
Pun belum sempet nonton film'y, karena belum ada waktu ^_^
harus disempatkan jika ada film2 islami mb, karena dukungan kita mempengaruhi akan diproduksi lebih banyak atau dihentikannya film2 islam jika dianggap tidak menarik pasar. bukunya bisa dibeli online atau di gramedia mb. banyak yang tersentuh dengan ksh2 di dalamnya
abisabila wrote on Jan 9
Jujur bukunya belum sempat baca, filmnya juga belum sempat lihat.....
anadia wrote on Jan 9
Jujur bukunya belum sempat baca, filmnya juga belum sempat lihat.....
sayang sekali... tp belum terlambat utk keduanya pak. baca bukunya dulu...insya allah menarik.
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
0 out of 5 stars